Jumat, 27 Maret 2015

MIMPI KOTA BIMA MENJADI KOTA PENDIDIKAN DI WILAYAH INDONESIA TIMUR (KHUSUSNYA KEPULAUAN NUSATENGGARA)




                   Pendidikan di era globalisasi sekarang ini bukan hanya kebutuhan dasar manusia, tetapi juga sebagai alat untuk mencari pekerjaan. masyarakat Kota Bima paham betul bahwa pendidikan adalah suatu keharusan yang dimiliki dan bahkan menjadi gengsi tersendiri bagi masyarakat Kota Bima. Setiap tahun para orang tua di Bima mengirimkan Putra putri nya untuk menuntut ilmu di dalam bahkan diluar daerah, seperti Kota Mataram, Surabaya, Malang, Yogyakarta, Jakarta Dan Makasar dll. ada kejadian unik saat para orang tua khususnya ibu ibu yang mengantar putra putrinya ke makasar di pelabuhan bima.

 
para ibu ibu yang menangis histeris melepas putra putri nya sekolah keluar daerah, 
di Pelabuhan Bima


             Sebab menjadi aib bagi mereka apabila tidak bisa menyekolahkan putra putrinya hingga jenjang yang lebih tinggi. mereka ingin putra putrinya menjadi sukses seperti para tokoh nasional seperti : "Dr. Hamdan Zoelva, S.H., M.H (Mantan Ketua MK), Dr. Anwar Usman, S.H., M.H, (Hakim MK), Prof. DR. Farouk Muhammad (Wakil Ketua DPD RI), Drs. H. Harun Alrasyid (Mantan Gubernur NTB - Anggota DPD RI - Mantan Walikota Jakarta Barat - Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta). "

               Oleh karena itu Pemkot Bima  merehabilitasi besar besaran sejumlah sekolah dasar di Kota Bima sebagai dasar untuk meletakan pembangunan pendidikan di Bima, berikut adalah sekolah yang di renofasi dengan APBD milyaran Rupiah :

1. Sekolah Dasar Negeri 01 Kota Bima


2. Sekolah Dasar Negeri 02 Kota Bima



3. Sekolah Dasar Negeri 05 Kota Bima


Berhubung ane pernah sekolah di sini maka ane jabarkan desain nya

Tampak bagian depan

Tampak bagian belakang


4. Sekolah Dasar Negeri 11 Kota Bima



5. Sekolah Dasar 19 Kota Bima



6. Sekolah Dasar 55 Kota Bima



Ini adalah awal dari kemajuan pendidikan di Kota Bima yang di cetuskan oleh Walikota pertama dan semoga apa yang telah beliau lakukan dapat di lanjutkan dan bahkan di tingkatkan oleh pengganti nya, mudah mudahan tidak hanya sekolah dasar tapi SMP, SMA dan perguruan tinggi dapat di perhatikan oleh Pemkot..

Minggu, 28 Desember 2014

MBOJO (KOTA BIMA & KABUPATEN BIMA)





Kantor Walikota Bima

                        
Bima adalah sebuah kota dan kabupaten otonom yang terletak di Pulau Sumbawa bagian timur, Provinsi Nusa Tenggara Barat, Indonesia. Kabupaten Bima berdiri pada tanggal 5 Juli 1640 M, ketika Sultan Abdul Kahir dinobatkan sebagai Sultan Bima I yang menjalankan Pemerintahan berdasarkan Syariat Islam. Peristiwa ini kemudian ditetapkan sebagai Hari Jadi Bima yang diperingati setiap tahun. sedangkan Kota Bima yang berdiri pada tanggal 10 april 2002 merupakan adik kandung dari kabupaten Bima.



Kesultanan (Mbojo) Bima

Pada tanggal 5 Juli 1640 M, ketika Sultan Abdul Kahir dinobatkan sebagai Sultan Bima I yang menjalankan Pemerintahan berdasarkan Syariat Islam. Sebelum islam masuk ke bima masyarakat menganut agama makamba makimbi atau animisme serta Hindu/syiwa ukti-bukti sejarah kepurbakalaan yang ditemukan di Kabupaten Bima seperti Wadu Pa’a, Wadu Nocu, Wadu Tunti (batu bertulis) di dusun Padende Kecamatan Donggo menunjukkan bahwa daerah ini sudah lama dihuni manusia. Dalam sejarah kebudayaan penduduk Indonesia terbagi atas bangsa Melayu Purba dan bangsa Melayu baru. Demikian pula halnya dengan penduduk yang mendiami Daerah Kabupaten Bima, mereka yang menyebut dirinya Dou Mbojo, Dou Donggo yang mendiami kawasan pesisir pantai. Disamping penduduk asli, juga terdapat penduduk pendatang yang berasal dari Sulawesi Selatan, Jawa, Madura, Kalimantan, Nusa Tenggara Timur dan Maluku.

Kerajaan Bima dahulu terpecah –pecah dalam kelompok-kelompok kecil yang masing-masing dipimpin oleh Ncuhi. Ada lima Ncuhi yang menguasai lima wilayah yaitu :
1.   Ncuhi Dara, memegang kekuasaan wilayah Bima Tengah
2.   Ncuhi Parewa, memegang kekuasaan wilayah Bima Selatan
3.   Ncuhi Padolo, memegang kekuasaan wilayah Bima Barat
4.   Ncuhi Banggapupa, memegang kekuasaan wilayah Bima Utara
5.   Ncuhi Dorowani, memegang kekuasaan wilayah Bima Timur. 


Menggambarkan keindahan Panorama, kuliner, budaya, serta keseharian Masyarakat Bima (Mbozo) dalam bingkai Foto :

Lambang kesultanan Mbojo



Mahakota Sultan Bima



Sampa Raja (Keris pusaka kesultanan Bima)



Amo wacarima


 Pakaian Adat



Upacara Hanta Ua Pua
Upacara Adat Hanta Ua Pua dilaksanakan pertama kali pada masa pemerintahan Sultan Abdul Khair Sirajuddin, Sultan Bima kedua (1640-1682 M). Sejak saat itu, Upacara Adat Hanta Ua Pua ditetapkan sebagai salah satu perayaan rutin kesultanan Bima yang dikenal dengan Rawi Na’e Ma Tolu Kali Samba’a (Upacara Besar yang Dilaksanakan dalam Tiga Kali Setahun). Perayaan tersebut yaitu Ndiha Aru Raja Na’e (Perajaan Idul Adha), Ndiha Aru Raja To’i (Perayaan Idul Fitri), dan Ndiha Ua Pua (Perayaan Hanta Ua Pua).


Masjid Sultan Salahuddin
Masjid ini dikenal sebagai Masjid Kesultanan Bima. Berdasarkan catatan yang ada di masjd tersebut, masjid ini dibangun pada tahun 1770 Masehi oleh Sultan Abdul Kadim Zillullah Fil. Alam, Sultan Bima ke-8


Taji tuta (Tarian adu kepala)




 Rimpu (pakaian menutup aurat masyarakat Bima)



Uma Jompa (tempat Menyimpan padi)


Biola katipu


Kareku Kandei


Muna Tembe Nggoli (Tenun)



Pacoa Jara (Pacuan Kuda)
Pacoa Jara di Mbojo (Bima) dan Dompu telah berlangsung secara turun temurun. Meski pacuan kuda kini semakin modern baik dari segi perlombaan maupun keselamatan joki, namun Pacoa Jara tetap bertahan dengan segala budayanya. Tradisi leluhur yang tidak luntur.




Pulau Ular Wera
legenda terjadinya pulau ular ini yaitu adanya sebuah kapal yang bermuatan banyak manusia tenggelam dan akhirnya dikutuk kapalnya menjadi gunung kecil dan manusianya menjadi ular..(menurut cerita tetua jaman dahulu kala).



Nisa Satonda (pulau satonda)


Doro / Gunung Tambora
Gunung tambora meletus pada bualan april 1815. letusan gunung ini adalah letusan terbesar di dunia pada era modern dan 4 kali lebih kuat dari letusan gunung krakatau




jame


Saronco Wua Parongge




Kamis, 18 Desember 2014

Awali dengan Bismillah





               Hay gan.. ini pertama kalinya ane menulis blog dan berhubung ane baru pertama nulis artikel, ane mengambil judul "AWALI DENGAN BISMILLAH" kenapa ane mengambil judul demikian karna setiap saat melakukan segala aktivitas harus dengan ijin ALLAH SWT agar mendapat berkah. Dalam Hadits Rasulullah saw bersabda, "Setiap pekerjaan yang baik, jika tidak dimulai dengan Bismillah (menyebut nama Allah) maka (pekerjaan tersebut) akan terputus (dari keberkahan Allah)".

Adapun alasan-alasan dan sandaran selalu dimulai dengan Bismillah dalam karya-karya tulisnya karena :